Puisi ini ku buat saat menjelang natal. Awalnya.. Seorang teman menyuruhku membuat puisi bertemakan natal untuk ditaruh di buletin ( mading ) di gerejanya yang sayangnya akhirnya kelupaan dan ga jadi di taruh. Aku ditegur oleh puisi yang kubuat sendiri ini, dan menyadari banyak hal lagi. Thanks Lord.
Natal??
Apa Itu Natal??
Sinterklas dengan perutnya yang buncit??
Dan kegembiraan karena hadiah yang dibagikan??
Atau…
Kegembiraan di balik Lahirnya Kristus Yesus??
Merayakan kelahirannya??
Bersenang – senang dan bersukacita??
Baca ini baik – baik….
Saya Yesus Dan Saya Lahir..
Sepanjang Hidup,…
Ku Tahu Apa Yang Harus Ku Hadapi
Ku Tahu Apa Yang Harus Ku Lakukan
KelahiranKu menurunkan derajatKu menjadi manusia
Sejak lahir Aku sudah tahu kapan Aku akan meninggal
Saya tahu dan Saya tidak boleh mencegah hal – hal yang akan terjadi
Dan sepanjang hidupKu, Ku harus menghadapinya
KelahiranKu Merupakan awal dari penderitaanKu
Ku harus tegarkan hati menatap murid - muridKu
Murid yang Ku tahu akan mengkhianatiKu
Murid yang Ku tahu akan MenyangkalKu
Dan sepanjang hidupKu, Ku harus tegar.
Tegar menunggu pengkhianatan dan penyangkalan tersebut terjadi
Kalian boleh bersukacita karena keselamatan yang Ku berikan
Tetapi Saya hanya meminta satu hal
Renungkan juga,
Apa yang akan Saya hadapi setelah kelahiran Saya
Selama kehidupan Saya
Rasakan tekanan mental yang Ku hadapi,
Bayangkan kau sebagai diriKu
Dan Saya yakin anda akan lebih bersukacita dan bersyukur
Karena Saya lahir untuk anda semua

Tidak ada komentar:
Posting Komentar